Rabu, 13 Oktober 2010

Surat terakhir Kurt Cobain




Karena di tulis oleh seorang tolol kelas berat yang jelas-jelas lebih pantas menjadi seorang pengeluh yang lemah dan kekanak kanakan,surat ini seharusnya mudah di mengerti.  Semua peringatan dari pelajaran – pelajaran dari Punk Rock selama bertahun-tahun.
setelah perkenalan pertamaku dengan,mungkin bisa di bilang,nilai-nilai yang terikat dengan kebebasan dan keberdaan komunitas kita ternyata terbukti sangat tepat.sudah terlalu lama aku tidak merasakan kesenangan dalam mendengarkan lagu dan menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis.tidak bisa di lukiskan betapa merasa bersalahnya aku atas hal hal tersebut.contohnya,sewaktu kita bersiap di belakang panggung dan lampu lampu mulai di padamkan dan penonton mulai berteriak histeris ,hal itu tidak mempengaruhiku,layaknya Freedie Mercury,yang tampaknya menyukai menikmati cinta dan pemujaan penonton.sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri.
Masalahnya,Aku tak bisa membohongi kalian.semuanya aja.itu tidak adil bagiku ataupun kalian.kejahatan terbesar yang pernah kulakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura –pura bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat di ats panggung.kadang aku merasa bahwa aku merasa bahwa aku harus di paksa untuk naik ke panggung.dan aku sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu.sungguh tuhan pecayalah kalau aku sungguh-sungguh melakukan itu.tapi ternyata itu tidak cukup.Aku menerima kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur bayak orang.tapi,aku hanya seorang narsis yang menghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi.Aku terlalau peka.
Aku butuh sedikit rasa untuk bisa mersakan kembali kesenangan yang kupunya ketika kecil.dalam tiga tur terakhir kami.aku mempunyai penghargaan yang lebih baik terhadap orang-orang,baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi maupun sebagi penggemar,tapi aku tidak bisa lepas dari rasa frustasi,perasaan bersalah pada diriku sendiri,dan empatiku pada semua orang .semua orang punya sisi baik dan milikku adalah bahwa aku terlalu adalah bahwa aku terlalu mencintai orang-orang,saking cintanya ,hal itu membuatku terasa sedih.
Aku adalah JESUS MAN,seorang pisces yang lemah,peka,tidak tahu terima kasih,dan sedih .kenapa kamu nggak menikmatinya saja??Nggak tahu.aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengigatkanku akan diriku sendiri di masa lalu.penuh cinta dan selalu gembira,mencium siapa saja yang di temui karena menurut nya semua orang baik dan menyakitinya.itu membuaku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh menjadi Rocker busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang.Aku bisa manerimanya dengan baik,sangat baik ,dan aku bersyukur,tapi aku telah mulai membenci semua orang sejak aku berumur 7 tahun.hanya karna mereka terlihat begitu muda bergaul,dan berempat ,empati!!!kupikir di sebabkan karna cinta dan perasaanku yang terlalu besar pada orang-orang.dari dasar perut mualku yang serasa terbakar,aku ucapkan terima kasih atas surat dan perhatian kalian selama ini.Aku hanyalah seorang anak yang angin-anginan dan plin-plan!!! Sudah tidak ada semngat yang tersisa dalam diriku.jadi ingatlah,lebih baik terbakar habis,daripada memudar……….!

artikel terkait:

Judul Arikel Surat terakhir Kurt Cobain
Oleh doni febriyantho pada .
ringkasan artikel Surat terakhir Kurt Cobain deskripsi Surat terakhir Kurt Cobain. Rating: 3.5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar